Program Studi Falsafah dan Agama

 

Profil Program Studi Falsafah dan Agama

Program Studi Falsafah dan Agama mempelajari ilmu agama, dalam hal ini agama Islam, yang ditopang oleh pengenalan terhadap persoalan filosofis. Program ini memberikan konteks kepada ilmu agama terkait dengan perubahan zaman yang menuntut usaha-usaha ijtihad.

Semua permasalahan ilmu pengetahuan mempunyai dimensi falsafah. Para mahasiswa yang mendalami falsafah akan diperkaya, baik dari segi kekritisan dalam menilai suatu cara pandang maupun dalam kemampuan berpikir. Melalui keterbukaan pikiran, kemampuan analisis, dan kekritisan berpikir yang diperoleh dari tradisi falsafah, para mahasiswa diharapkan akan menjadi pemikir Muslim yang dapat mengembangkan pemikiran Islam modern di Indonesia.

Kurikulum dan Metode Perkuliahan

Kurikulum disusun dengan memperhatikan ruang lingkup dan aspek-aspek studi Falsafah dan Agama. Di samping itu, penyusunan kurikulum dilakukan melalui proses bertahap. Pada tahap awal mahasiswa dikenalkan pada konsep-konsep dasar, tahap berikutnya mereka akan diarahkan kepada wawasan yang lebih mendalam dan spesifik. Selain melalui ceramah dosen, metode perkuliahan juga dilakukan lewat diskusi, dan presentasi oleh mahasiswa. Untuk memperluas wawasan, Program Studi Falsafah dan Agama mendatangkan dosen tamu dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti berbagai workshop dan seminar yang diselenggarakan oleh universitas maupun lembaga-lembaga lain. Demi menjawab tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dan umat Islam, sejak 2006 Program Studi Falsafah dan Agama menawarkan dua peminatan bagi para mahasiswanya: (1) Falsafah Politik dan Kenegaraan Islam, dan (2) Falsafah Kebudayaan & Peradaban Islam.

Mata Kuliah

Untuk memperoleh gelar sarjana di bidang Falsafah dan Agama, mahasiswa wajib menyelesaikan 144 SKS, termasuk 6 SKS Skripsi, yang secara keseluruhan dapat ditempuh dalam waktu tiga setengah tahun.