SHORT DIPLOMATIC COURSE PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL 2-3 MEI 2012

Program Studi Hubungan Internasional kembali menyelenggarakan Praktik Diplomasi berupa Simulasi Persidangan ASEAN Regional Forum (ARF) dengan fokus tema "The Crisis in South China Sea". Praktik Diplomasi yang merupakan salah satu ujian praktik dari Mata Kuliah "Diplomacy in Practice" diikuti oleh sekitar 75 mahasiswa selama 2 hari penuh pada Rabu-Kamis, 2-3 Mei 2012. Mahasiswa dibagi menjadi 15 delegasi yang mewakili negara anggota ARF, yaitu Australia, Amerika Serikat, Brunei Darusalam, China, Jepang, Malaysia, Myanmar, Singapura, Korea Selatan, Filipina, Laos, Indonesia, Vietnam, Kamboja, Thailand, dan ASEAN Secretariat.

Sebagai persiapan awal, setiap delegasi harus menyusun dua dokumen berupa country statement dan position paper. Di hari pertama, para delegasi mengikuti sesi sidang plenary, konferensi pers dan sidang kelompok kerja. Dalam konferensi pers, para delegasi dan ASEAN Secretariat melakukan proses negosiasi untuk menghasilkan suatu siaran pers bersama tentang maksud dan tujuan pelaksanaan forum ARF ini dalam rangka menyelesaikan konflik di wilayah Lau China Selatan. Selanjutnya pada sesi kelompok kerja, para delegasi dibagi-bagi menjadi 3 kelompok berdasarkan sub tema pembahasan secra lebih detail dan fokus, yaitu 1). Evaluasi terhadap Aturan Pelibatan di Laut China Selatan, 2). Keamanan Maritim dan Pengaturan Navigasi di Laut China Selatan serta 3). Pengaturan eksplorasi dan ekspoiltasi sumber daya alam dan manajemen lingkungannya di wilayah Laut China Selatan.

Di hari kedua, para delegasi bekerja keras melakukan proses negosiasi dan kompromi dalam upaya menyusun sebuah komunike bersama, joint comminique, dalam upaya penyelesaian konflik di laut Cina Selatan. Seluruh mahasiswa terlihat bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan simulasi persidangan ini yang difasilitasi oleh dua dosen pengampu MK Diplomacy in Practice, yaitu Ibu Adinda Teriangke, MA dan Shiskha Prabawaningtyas, MA.