b-dpi.jpg
Profil Program Studi Desain Produk Industri (DPI)   Industri
kunjungan.jpg
Kurikulum dan Metode Perkuliahan Desain Produk Industri
tim-dpi.jpg
Nama dan Asal Perguruan Tinggi Para Pengajar:   Hendriana

Workshop dan Try Out Simulasi Ujian Gambar SMBPTN 24 Mei 2015

  • PDF

“Showcase” mahasiswa….DESAIN PRODUK

Auditorium Nurcholish Madjid-Universitas Paramadina 24 Mei 2015…

Kali ini Program studi DPI (Desain Produk Industri) menampilkan karya furniture, radio dan lampu dari bahan baku kayu. Karya tersebut menampilkan inovasi pada pemanfaatan bahan baku alam baru ataupun daur ulang untuk dijadikan produk baru. Pemanfaatan bahan baku alam dapat memberikan nilai tambah bagi produk-produk sederhana seperti furniture, radio dan lampu.

Pada pameran ini mahasiswa menampilkan pesan bahwa desainer tidak hanya mengolah bentuk namun harus melakukan inovasi pada pengaplikasian bahan dan material. Inovasi tidak harus yang high-tech. Inovasi justru dapat dilahirkan melalui pemikiran kreatif dalam memanfaatkan apa yang ada disekitar kita. Prodi DPI juga menampilkan semangat men”desain”, dimana desainer harus mampu mengolah berbagai kekayaan alam yang melimpah menjadi produk yang memiliki nilai jual dan tentunya dapat diproduksi oleh usaha kecil. (DPI/Mei 2015)


 

Kunjungan Mahasiswa Desain Produk ke PT Mandegani

  • PDF

Salah satu mata kuliah utama untuk program studi Desain Produk di Universitas Paramadina adalah Mata Kuliah Desain Produk (DP) itu sendiri. Mata Kuliah Desain Produk dibagi menjadi 5 tingkatan. Desain Produk 1 hingga Desain Produk  5 ditempuh dalam lima semester, mulai dari semester kedua. Tiap tingkatannya pun memiliki tingkat kesulitan dan tingkat pencapaian hasil belajar yang berbeda-beda. Dari setiap tingkatan mata kuliah diemban oleh Dosen yang profesional di bidangnya.

Seperti pada Desain Produk 4, mata kuliah ini lebih menekankan pada manajemen desain yang diaplikasikan langsung pada proses mendesain furniture. Pada tahun ini Universitas Paramadina berkesempartan bekerja sama dengan PT Mandegani Nandangi Ardhi-salah satu produsen furniture lokal dengan produk unggulannya kursi kantor dengan label Mubarik. Di bawah bimbingan Bu Hendriana selaku Dosen DP 4, Rabu (8/10) para mahasiswa mengadakan kunjungan industri untuk melihat langsung proses pembuatan dan assembling dari kursi kantor yang nantinya akan mereka desain sendiri.

Berlokasi di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi PT Mandegani memiliki kurang lebih 20 karyawan yang mengerjakan proses produksi kursi kantor dengan kualitas yang tak kalah dibanding dengan produk-produk impor.

“Saya yakin, mahasiswa seperti kalian juga sebagai desainer muda memiliki potensi untuk bersaing di global, ” ucap Pak Dadang, tangan kanan Pak Reza pemilik PT Mandegani yang berkesempatan menyambut rombongan kunjungan dari Universitas Paramadina.

Sayangnya pada kesempatan tersebut para mahasiswa  belum dapat bertemu langsung dengan pemilik PT Mandegani, karena beliau sedang ada agenda acara lain. Namun bersama dengan Pak Dadang mahasiswa dapat bertanya seluruh perihal proses produksi dan engenai jalannya produksi furniture-kursi Mubarik.

Pada tahun lalu Universitas Paramadina juga telah melakukan kerja sama dengan PT Mandegani dan 4 diantara karya mahasiswa berhasil dipilih untuk diprosuksi secara langsung. Harapannya tahun ini akan lebih banyak desain-desain yang lolos asistensi untuk dapat diproduksi langsung bahkan mungkin sekali untuk bisa diproduksi massal dan dipasarkan oleh PT Mandegani. Tentunya hal tersebut dapat terwujud ssetelah proses evaluasi prototype desain dan dengan mematenkan desain kepada HAKI, tentunya dengan persetujuan pihak desainer dan kampus yang menaungi kerjasama tersebut.(DPI/Oktober/2015)

“Design Atmosphere “…in Paramadina

  • PDF

“Desproyer Gathering”, Sabtu 30-5-2015, Universitas Paramadina

“Peran aktif Prodi DPI, memajukan desain melalui forum desainer profesional”

Program Studi (Prodi) Desain Produk Industri (DPI) menjadi tuan rumah pertemuan pertama desainer produk se-Jabodetabek dan Bandung, pada hari Sabtu, tanggal 30 Mei 2015 lalu. Pertemuan ini merupakan salah satu upaya prodi DPI untuk meningkatkan “atmosfir” desain khususnya desain produk di Universitas Paramadina. Prodi DPI sudah ada sejak awal berdirinya Universitas Paramadina dan menjadi salah satu program unggulannya. Berbagai aktivitas desain produk dihadirkan di kampus mulai dari kegiatan kemahasiswaan hingga kegiatan bagi para desainer professional. Prodi juga didirikan oleh para aktivis desainer produk Indonesia dan hingga kini tetap menjadi tempat berkumpul membahas berbagai hal terkait desain produk. Semangat inilah yang ingin kami ditularkan kepada para siswa melalui pengembangan atmosfir keilmuan dan profesi desain produk.

Berawal dari membuat sebuah “group chat” untuk berkumpul, yang kemudian dinamai “desproyer”. Komunitas desainer produk ini terdiri dari para desainer produk lulusan dari berbagai PT di Indonesia dan luar negeri, baik yang bekerja sebagai profesional maupun akademisi. Ide untuk “kopi darat” ini dimaksudkan untuk sharing tentang beberapa topik yang disarikan dari diskusi ruang maya sebelumnya. Universitas Paramadina sebagai "rumah bagi para desainer" khususnya desainer produk di Jakarta, menawarkan menjadi tuan rumah. Tema materi sharing adalah Desain Produk & Akademik (sertifikasi profesi dan KKNI), Desain Produk & Inovasi, Desain Produk & Entrepreneurship, dan sosialisasi ADPI (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia). Pada kesempatan tersebut dipresentasikan dan dipamerkan pula beberapa karya inovatif desainer produk Indonesia yang dipasarkan di dunia.

Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi momentum yang tepat bagi desainer produk untuk lebih berperan dan bersinergi dalam mendorong kemajuan bangsa. Prodi mencoba menjadi pusat pengembangan desain produk sebagaimana yang telah mulai dirintis. Terima kasih kepada rekan desainer dalam kepanitiaan, dan juga rekan mahasiswa INPRODES (Hima DPI), staf yang mendukung kelancaran kegiatan ini. Semoga juga desain produk lebih dikenal dimasyarakat, dan berkembang seiring kebutuhan SDM desain produk dalam mengembangkan meningkatkan pendapatan negara dari sektor industri kreatif. (DPI/Mei 2015)

 

 

 

 

 

“Congrats”…Lulusan DPI 2015

  • PDF

Yudisium mahasiswa Prodi DPI Universitas Paramadina

“Selamat atas penyelesaian Tugas Akhir“

Selamat kepada mahasiswa Program Studi Desain Produk Industri (DPI) yang telah berhasil menyelesaikan Tugas Akhir (TA). Dengan ini lengkap sudah kompetensi desain produk yang dikuasai. Selamat kepada Triyan Darmawan (DPI 2006) dan Handoko Nur Pribadi Putra (DPI 2010) yang berhasil menempuh sidang tanggal 19 dan 24 Maret 2015 lalu. Semoga persiapan menuju tanggal wisuda dapat berjalan lancar. Triyan Darmawan berhasil menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul: “Perancangan Transformasi Meja untuk Mendukung Aktifitas Pengunjung di Café Coffee” ; dan Handoko dengan judul Perancangan Produk Sandal Wudhu Dengan Busa Penyerap”. Keduanya berhasil menyusul rekan mereka: Zahra Rahmani Rahmiyah (DPI 2010) yang terlebih dahulu menyelesaikan TA, dengan judul “Perancangan Desain Ulekan Elektrik” Mereka semua akan di wisuda bulan April ini.

Selamat dan sukses, semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik serta bermanfaat bagi masyarakat banyak. (DPI/April 2015)

 


 

Paramadina Desain Produk …kembali di “IFFINA”

  • PDF

Eco Park Senayan, Hall J, 14-17 Maret 2015

“Partisipasi mahasiswa pada pameran “Furniture” tingkat internasional”

Perancangan furniture merupakan salah satu yang menjadi penekanan pada Program Studi Desain Produk Industri (prodi DPI) universitas Paramadina. Untuk itu, partisipasi dalam IFFINA (Indonesian International Furniture Fair) 2015 merupakan suatu keharusan. Dalam setiap keikutsertaannya, prodi DPI dan HIMA menampilkan produk karya mahasiswa terbaru yang dihasilkan dalam perkuliahan. Mereka menampilkan produk-produk furniture dengan material lokal (kayu, rotan, logam, dsb) dengan inovasi pada pengembangan konsep pasar, budaya dan perilaku konsumen. Prodi DPI kembali menampilkan pesan bahwa “para mahasiswa siap berperan aktif dalam mengembangkan produk furniture lokal”. Karya mahasiswa DPI Universitas Paramadina berada di Hall J, pada area “d-Insight”, sebuah area yang dikelola oleh HDMI (Himpunan Desainer Mebel Indonesia). Area ini diisi oleh berbagai karya desain furniture dari para desainer professional dan mahasiswa desain dari sekolah desain di Indonesia.

Apresiasi yang besar kepada para mahasiswa desain produk atau Inprodes Paramadina, jajaran pimpinan universitas, rekan-rekan dosen, dan seluruh mahasiswa atas dukungan dan keterlibatannya pada kegiatan ini. Juga kepada rekan-rekan para desainer profesional dari HDMI atas segala dukungannya melalui seminar dan workshop yang sangat bermanfaat. Tentunya terima kasih kepada ASMINDO (Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia) yang telah memberikan kesempatan pada perguruan tinggi desain untuk tampil dalam kegiatan bertaraf internasional ini. (DPI/Maret 2015)

 

 


 

 

“Design Discussion”…diskusi “Desain” untuk masyarakat

  • PDF

Program kerjasama Prodi DPI dengan para pakar dan penggiat Desain Produk

“Peran aktif Prodi DPI melalui forum diskusi akademisi dan masyarakat”

Melalui “Industri Kreatif” yang digaungkan oleh pemerintah, sebenarnya telah merujuk pada pengakuan akan keberadaan profesi desainer produk. Secara singkat, kemampuan desainer produk dalam menciptakan produk-produk inovatif yang memiliki potensi pasar sangatlah dibutuhkan bagi bangsa yang kaya akan sumber daya alam dan budaya ini. Namun demikian masih banyak hal yang perlu dibenahi untuk menumbuhsuburkan berkembangnya profesi ini dan memaksimalkan manfaat dari kompetensi para SDM desainer produk.

Sebagai institusi pendidikan, tentunya perannya dimasyarakat haruslah dijalankan. Untuk itu maka Universitas Paramadina melakukan inisiatif mengadakan program “Design Discussion”. Program Studi Desain Produk Industri (prodi DPI), dengan kemampuannya mencoba menghimpun aspirasi dari para penggiat desain produk agar dapat berperan aktif member manfaat yang besar bagi perekonomian. Salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh akademisi di kampus adalah dengan menjadi motor penggerak dalam membuat rekomendasi bagi pemerintah dan masyarakat. Hadir dalam kesempatan ini perwakilan dari ADPII (Asosiasi Desainer Produk Industri Indonesia), HDMI (Himpunan Desainer Mebel Indonesia), rekan-rekan desainer dari badan ekonomi kreatif, serta desainer professional lainnya dan rekan akademisi dari perguruan tinggi di Jakarta dan Bandung.

Semoga program ini dapat berjalan dengan baik. Kedepannya Prodi mencoba menjadi pusat pengembangan desain produk sebagaimana yang telah mulai dirintis. Terima kasih kepada tim Direktorat Kerjasama dan Fellowship (DKF), Direktorat Humas, dan Deputi Rektor bidang Kerjasama, serta Bpk Firmanzah rektor Universitas Paramadina yang menjadi pengagas kegiatan ini dengan melihat pada potensi prodi DPI yang aktif dalam kegiatan desain produk baik nasional maupun internasional. (DPI/Februari 2015)


 

 

Page 3 of 21

Positive SSL